Daftar isi 11 bagian
- Apa itu Search Lift dan apa yang diukur?
- Apa yang benar-benar baru di API v26?
- Apakah semua akun bisa langsung memakainya?
- Bagaimana cara query yang benar?
- Bagaimana membaca metriknya tanpa salah tafsir?
- Apa yang tidak boleh diklaim dari angka Search Lift?
- Daftar periksa audit sebelum dashboard dirilis
- Tiga uji integrasi sebelum menerima permintaan klien
- Kapan Search Lift layak dipertimbangkan oleh UMKM?
- Sumber primer
- Butuh dashboard pengukuran yang bisa diperiksa tim marketing?
Jawaban singkat: Google Ads API v26 (14 Oktober 2026) menambah dukungan Search Lift: resource baca-saja SearchLiftKeywordBundle, segmen segments.search_lift_keyword_bundle dan segments.search_property, serta 15 metrik baru. Dokumentasi Google menyatakan CID yang di-query harus masuk allowlist yang dikelola Global Product Solutions (GPS). Jadi, sebelum menjanjikan laporan ini ke klien, pastikan akun benar-benar terdaftar dan studinya sudah dikonfigurasi. Tanpa itu, query tidak punya data yang bisa dibaca.
Artikel ini untuk agensi, tim performance marketing, dan developer yang menyusun dashboard Google Ads. Isinya adalah daftar periksa teknis, bukan klaim hasil kampanye. Socta belum menguji query ini pada akun pengiklan, dan tidak ada angka lift dalam artikel ini.
Apa itu Search Lift dan apa yang diukur?
Menurut dokumentasi Report on experiments di Google Ads API, Search Lift mengukur kenaikan volume kueri pencarian organik yang didorong oleh kampanye iklan. Caranya membandingkan perilaku pencarian antara pengguna yang melihat iklan dan kelompok kontrol yang tidak melihatnya.
Artinya, ini bukan metrik klik atau konversi. Search Lift menjawab pertanyaan berbeda: apakah paparan iklan membuat orang lebih sering mencari merek atau produk Anda? Bagi bisnis yang menjalankan kampanye awareness (misalnya video atau Demand Gen), pertanyaan ini relevan karena banyak dampaknya muncul sebagai pencarian, bukan klik langsung.
Perbedaan dengan ukuran lain:
| Ukuran | Pertanyaan yang dijawab | Sumber data |
|---|---|---|
| Klik dan CTR | Siapa yang mengeklik iklan? | Laporan kampanye biasa |
| Konversi | Siapa yang melakukan aksi bernilai? | Pelacakan konversi |
| Search Lift | Apakah paparan iklan menaikkan pencarian? | Studi lift dengan kelompok kontrol |
Apa yang benar-benar baru di API v26?
Berdasarkan catatan rilis resmi, perubahan Search Lift mencakup:
- Resource baru
SearchLiftKeywordBundle, representasi bundel kata kunci dalam studi Search Lift. Resource ini baca-saja. - Segmen
segments.search_lift_keyword_bundledansegments.search_property. - 15 metrik baru, termasuk
relative_search_lift,normalized_incremental_searches,search_lift_cost_micros, dansearch_lift_impressions. - Enum
SearchLiftKeywordBundleStatus,SearchLiftMatchingInfoSource, danSearchLiftSearchProperty. - Field
Campaign.lift_measurement_configyang menunjukkan konfigurasi lift yang tertaut ke kampanye.
Postingan blog pengembang menyebut metrik tersebut dipakai bersama Campaign.lift_measurement_config. Metrik dibaca dari resource LiftMeasurementConfig, bukan dari resource kampanye biasa.
Apakah semua akun bisa langsung memakainya?
Tidak ada dasar untuk berasumsi demikian. Dokumentasi menyebut CID harus ada di allowlist GPS dan meminta pengembang menghubungi perwakilan Google atau kontak GPS sebelum memulai integrasi. Bundel kata kunci juga dikonfigurasi di antarmuka Google Ads atau oleh perwakilan Google/GPS, bukan lewat API.
Dokumentasi yang kami baca tidak menyebut ketersediaan per negara. Karena itu, jangan menulis di proposal bahwa Search Lift tersedia untuk pengiklan Indonesia. Tulis: “kelayakan akun perlu dikonfirmasi ke perwakilan Google”.
Bagaimana cara query yang benar?
Dokumentasi memberi dua langkah. Pertama, ambil bundel kata kunci:
SELECT
search_lift_keyword_bundle.resource_name,
search_lift_keyword_bundle.search_lift_keyword_bundle_id,
search_lift_keyword_bundle.source,
search_lift_keyword_bundle.status
FROM search_lift_keyword_bundle
Field keywords yang berulang tidak bisa dipilih dalam GAQL. Jadi dashboard Anda tidak akan menampilkan daftar kata kunci lewat query ini.
Kedua, cari ID konfigurasi studi dari lift_measurement_config, lalu ambil metrik per bundel dan properti pencarian. Contoh dokumentasi memakai WHERE lift_measurement_config.lift_measurement_config_id = CONFIG_ID dengan segments.search_lift_keyword_bundle dan segments.search_property. Ganti CONFIG_ID dengan ID studi nyata dari akun Anda.
Segmen mana yang tidak boleh digabung?
Ini sumber galat yang mudah terlewat. segments.search_property hanya kompatibel dengan segments.search_lift_keyword_bundle dan segments.date. Menggabungkannya dengan segments.device, segments.age_range, atau segments.gender tidak didukung dan gagal pada validasi query. Sebaliknya, segments.search_lift_keyword_bundle kompatibel dengan segments.search_property, segments.date, dan segmen demografi tersebut.
Dampak praktis: satu dashboard tidak bisa menampilkan irisan properti pencarian × perangkat × usia dalam satu query. Pisahkan menjadi dua query dan beri label jelas pada tiap tampilan.
Bagaimana membaca metriknya tanpa salah tafsir?
Beberapa metrik kunci menurut dokumentasi:
| Metrik | Arti menurut Google |
|---|---|
relative_search_lift | Selisih volume kueri antara kelompok terpapar dan kontrol, sebagai pecahan dari kueri kelompok kontrol |
relative_search_lift_p90_lower_bound / _upper_bound | Batas bawah dan atas interval kepercayaan 90% |
incremental_searches_p_value | Nilai-p untuk pencarian tambahan |
search_lift_cost_micros | Biaya impresi untuk irisan pengukuran tersebut, dalam micros |
search_lift_impressions | Jumlah impresi untuk irisan tersebut |
normalized_incremental_searches | Perkiraan pencarian tambahan, dinormalisasi antar kelompok |
Tiga catatan agar tidak salah baca:
- Interval 90%, bukan 95%. Dokumentasi menyatakan studi lift (Brand Lift, Conversion Lift, Search Lift) melaporkan interval 90%, bukan ambang 95%. Jika tim Anda terbiasa dengan standar 95%, tulis perbedaannya di catatan dashboard.
- Metrik normalisasi tidak selalu ada. Metrik
normalized_incremental_*beserta batasnya hanya dilaporkan ketika lift positif secara statistik. Nilai kosong bukan galat ETL; itu bisa berarti lift tidak terbukti positif. - Micros bukan rupiah penuh.
search_lift_cost_microsdalam satuan micros. Bagi dengan 1.000.000 untuk satuan mata uang akun, dan catat mata uang akun pada laporan.
Apa yang tidak boleh diklaim dari angka Search Lift?
- Jangan menyebut lift sebagai pertumbuhan penjualan. Metrik ini mengukur pencarian, bukan transaksi.
- Jangan menyalin angka lift dari satu studi ke kampanye lain. Setiap studi punya konfigurasi sendiri.
- Jangan menyajikan batas interval sebagai jaminan. Itu rentang statistik untuk studi tertentu.
- Jangan menjanjikan bahwa fitur ini tersedia untuk semua klien. Syarat allowlist berlaku.
Daftar periksa audit sebelum dashboard dirilis
- Konfirmasi ke perwakilan Google apakah CID klien masuk allowlist GPS.
- Pastikan studi dan bundel kata kunci sudah dikonfigurasi di antarmuka atau oleh Google.
- Naikkan client library dan kode ke v26. Rilis ini mengharuskan upgrade pustaka klien.
- Jalankan query bundel kata kunci dan simpan hasilnya sebagai referensi
resource_name. - Uji query metrik dengan satu
CONFIG_IDnyata, tanpa menggabungkan segmen yang tidak kompatibel. - Tangani nilai kosong pada metrik normalisasi.
- Tampilkan label “interval 90%” dan satuan micros pada dashboard.
- Pisahkan Search Lift dari laporan konversi agar klien tidak menyamakannya.
Jika Anda juga memigrasi konfigurasi Enhanced Conversions pada versi yang sama, baca audit migrasi konversi dan dashboard v26 secara terpisah. Untuk jadwal rilis dan pengaruhnya ke konektor, lihat audit jadwal rilis Google Ads API.
Tiga uji integrasi sebelum menerima permintaan klien
Klien yang membaca rilis fitur baru sering meminta laporan itu muncul di evaluasi bulanan berikutnya. Tanpa kesiapan data, tim berisiko menampilkan grafik kosong atau angka yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Jalankan tiga uji ini lebih dulu:
- Uji izin akun. Jalankan query ke
lift_measurement_configpada akun klien. Catat respons atau kode galat yang muncul bila akun belum memenuhi syarat, agar tim akun dapat menjelaskan status secara faktual tanpa menebak. - Uji nilai kosong di pipeline. Pastikan proses ETL tidak gagal ketika
normalized_incremental_searcheskosong. Bila kontrak tabel menetapkan kolom wajib berisi angka, nilai kosong bisa menggagalkan pemuatan; periksa kontrak Anda, bukan berasumsi semua gudang data bermasalah. - Uji pemisahan tampilan. Jangan letakkan Search Lift berdampingan dengan metrik penjualan tanpa catatan. Jelaskan bahwa kenaikan pencarian adalah sinyal minat di tahap awal, bukan bukti pendapatan.
Tambahkan tanggal ekstraksi, CID, ID studi, serta versi query pada catatan pemeriksaan. Simpan ID akun hanya di ruang kerja berizin, bukan pada tautan laporan publik. Cocokkan hasil API dengan tampilan studi untuk periode yang sama sebelum menyimpulkan ada selisih. Bila akses ditolak, jangan mencoba akun lain tanpa izin. Bila data kosong, tanyakan status studi terlebih dahulu; jangan mengganti nilai kosong dengan nol hanya agar grafik tampak lengkap.
Simpan hasil ketiga uji di dokumen serah terima. Bila uji pertama gagal, hentikan pekerjaan dashboard dan kembalikan ke tahap konfirmasi kelayakan akun.
Kapan Search Lift layak dipertimbangkan oleh UMKM?
Hanya jika kampanye Anda bertujuan membangun pencarian merek dan akun Anda memenuhi syarat. Bagi sebagian besar UMKM, pelacakan konversi yang rapi lebih mendesak. Mulai dari pengukuran lead yang jelas, lalu pertimbangkan studi lift setelah dasar pengukuran stabil dan anggaran cukup untuk membaca hasil studi.
Panduan ini berbasis dokumentasi per 26 Oktober 2026. Tidak ada request Google Ads API yang dijalankan pada akun pengiklan, dan isi ini bukan jaminan ketersediaan fitur atau hasil kampanye.
Sumber primer
- Google Ads Developer Blog, Announcing v26 of the Google Ads API, 14 Oktober 2026: https://ads-developers.googleblog.com/2026/10/announcing-v26-of-google-ads-api.html
- Google Ads API, Release notes (v26, diperbarui 21 Oktober 2026): https://developers.google.com/google-ads/api/docs/release-notes
- Google Ads API, Report on experiments (bagian Search Lift, diperbarui 20 Oktober 2026): https://developers.google.com/google-ads/api/docs/experiments/reporting
Butuh dashboard pengukuran yang bisa diperiksa tim marketing?
Mulai dari definisi metrik dan jalur data, bukan dari grafik. Diskusikan kebutuhan website dan integrasi pelaporan bersama Socta agar angka, label, dan satuan punya arti sama bagi tim teknis dan pemasaran.
